Skip to main content

Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli (Bagian I)

Langkah pertama main saham adalah membeli saham. Saya sudah membahas topik ini di pos "Cara Membeli Saham Untuk Pemula" Bagian I sampai dengan Bagian III. Kalau anda belum baca pos-pos tersebut, silahkan baca dulu dengan klik di sini "Cara Membeli Saham Untuk Pemula." Saya tunggu.

Sudah selesai baca pos "Cara Membeli Saham Untuk Pemula"? Mari kita lanjut.

OK, katakanlah anda sudah membeli suatu saham. Apa langkah berikut yang harus anda lakukan?

"Jual," jawab anda. "Kalau naik," cepat-cepat anda tambahkan.

Sangat setuju.

Tapi kalau anda sudah beberapa kali membeli saham, berapa kali saham yang anda beli langsung naik dan tidak pernah turun ke bawah harga anda beli? Saya bisa dengan yakin menjawab,"Tidak sering. Jauh lebih sering saham yang anda beli malah langsung turun." Saya yakin anda mengangguk-anggukkan kepala.

Nah, kalau begitu apa langkah berikut setelah membeli saham?

Langkah berikut setelah membeli saham tergantung apa yang terjadi pada saham yang anda beli. Dan yang mungkin terjadi ada tiga:
  1. Setelah anda beli, saham naik.
  2. Setelah anda beli, saham turun.
  3. Setelah anda beli, saham (relatif) tidak naik tidak turun.
Mari kita bahas satu per satu.


1. Setelah beli, saham naik

Ini adalah kemungkinan yang diimpikan semua pemain saham. Setelah anda beli, misalnya, saham BMRI di harga Rp 7.900, keesokan harinya saham tersebut naik ke Rp 8.200. Alangkah indahnya hidup ini.

Tapi seperti saya sebut di atas, hal indah ini tidak sering terjadi. Yang lebih memperburuk keadaan: kalaupun saham yang anda beli langsung naik, berapa sering tatkala anda sedang asyik menghitung-hitung potensi keuntungan yang bisa anda dapatkan, beberapa hari kemudian saham TURUN ke bawah harga anda beli? Saya bisa menjawab untuk anda,"Sangat sering." Lagi-lagi anda mengangguk-anggukkan kepala tanda setuju.

Terus, harus bagaimana?

Lanjut baca ke pos, "Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli (Bagian II)."






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini �2012 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]
 

    Comments

    Popular posts from this blog

    Cara Menghitung Harga Teoritis Ex Saham Bonus

    Di pos "Mengapa 'Saham Bonus' Bukan Bonus" saya menyatakan bahwa setelah Ex Saham Bonus, harga saham harus diSESUAIkan � karena jumlah saham bertambah dengan adanya saham bonus � agar NILAI RUPIAH saham tersebut tetap sama sebelum dan sesudah Ex Saham Bonus. Nah, di pos ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menghitung harga saham yang telah disesuaikan ini. Dengan kata lain, kita akan mempelajari cara menghitung harga Close teoritis setelah Ex Saham Bonus. Untuk mempermudah diskusi, mari kita lihat contoh kasus saham bonus PT. Indospring (INDS) berikut: Nama saham: INDS   Rasio Saham Bonus: 4 saham lama mendapat 1 saham baru   Cum Saham Bonus: 02 Juli 2014 Ex Saham Bonus: 03 Juli 2014 Harga Close INDS pada Cum Saham Bonus: Rp 2.905.   Pertanyaannya: berapakah harga teoritis Close INDS saat Ex Saham Bonus?  Untuk menghitung harga teoritis Ex Saham Bonus, hal pertama yang harus anda perhatikan adalah RASIO saham lama dan saham baru. Pada kasus INDS, rasio saham l...

    Belajar Analisa Teknikal atau Analisa Fundamental?

    Di pos "Belajar Apa Dulu: Analisa Fundamental atau Analisa Teknikal?" saya menganjurkan anda untuk mempelajari "kulit" kedua analisa tersebut lalu menentukan sendiri mana yang lebih cocok dengan karakter dan kemauan anda. Tapi misalkan anda sudah mencoba Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal tapi tetap masih bingung mau mendalami yang mana. Sebaiknya pilih yang mana: Analisa Teknikal atau Analisa Fundamental? Figure 1. Pilih Belajar Analisa Fundamental atau Teknikal? Saran saya: pilih belajar mendalam Analisa Teknikal. Mengapa? Pertanyaan tersebut akan terjawab kalau anda tahu apa sebabnya saya sepenuhnya meninggalkan Analisa Fundamental dan beralih ke Analisa Teknikal. Mari saya ceritakan. ---###$$$###--- Di halaman "About" tertulis bahwa saya mulai serius main saham pada tahun 1997 sebagai investor jangka menengah yang mementingkan Analisa Fundamental. Karena gagal total, saya beralih menjadi pedagang saham purna-waktu (full-time trader) sejak tahun...

    Belajar Main Saham dari Thomas & Friends

    Belajar tentang main saham dari film seri anak-anak Thomas & Friends? Masa sih? Coba anda cerna lyric lagu "Accidents Will Happen" dan bandingkan dengan main saham. [Catatan: bagian-bagian lyric yang menurut saya relevean dengan main saham saya tambahkan terjemahan bahasa Indonesianya.] Thrills and spills on the railway It's a life of happiness But sometimes impatience Tapi terkadang ketidaksabaran can lead to carelessness bisa membuat anda ceroboh Some think they are smart cats Sebagian berpikir mereka sangat pintar   and some just know it all dan sebagian merasa sudah tahu semua But sooner or later Tapi cepat atau lambat we all find out that... kita akan tahu bahwa Accidents happen now and again Petaka terjadi sekarang dan nanti just when you least expect saat anda merasa tidak mungkin  Just when you think that life is OK Ketika anda berpikir hidup berjalan OK Fate comes to collect Nasib datang menagih Accidents happen now and again Petaka terjadi s...