Skip to main content

Posts

Showing posts with the label psikologi

Main Saham Tidak Pernah Rugi. Mungkinkah?

Di pos "Main Saham Cepat Kaya?" , seorang pembaca, Septian Benny, bertanya: "Mas, menurut anda apakah tidak ada investor yang tidak pernah rugi dalam bermain saham? Saya adalah pemula, apakah dengan membeli saham BUMN menjadikan saya aman dari kerugian?" Saya rasa kekhawatiran Bung Septian Benny adalah kekhawatiran mayoritas pemula yang berniat mulai main saham. Mereka ingin main saham tapi takut rugi. Kekhawatiran ini sangat masuk akal. Semua orang terjun main/investasi/trading saham karena pengen untung. Bukan rugi. Jadi, mungkinkah main saham tapi tidak pernah rugi? Figure 1. Dixit Card 03 from Dixit Revelations Board Game Jawaban saya: Menurut saya, TIDAK ADA investor/pemain saham yang tidak pernah rugi dalam bermain saham. TIDAK ADA. Tapi ini tergantung definisi anda apa yang dimaksud "rugi." Banyak orang yang sahamnya turun menganggap belum rugi karena belum menjual. Nah, hanya karena anda belum menjual tidak berarti anda belum rugi. Memang, anda bis...

Belajar Main Saham dari Thomas & Friends

Belajar tentang main saham dari film seri anak-anak Thomas & Friends? Masa sih? Coba anda cerna lyric lagu "Accidents Will Happen" dan bandingkan dengan main saham. [Catatan: bagian-bagian lyric yang menurut saya relevean dengan main saham saya tambahkan terjemahan bahasa Indonesianya.] Thrills and spills on the railway It's a life of happiness But sometimes impatience Tapi terkadang ketidaksabaran can lead to carelessness bisa membuat anda ceroboh Some think they are smart cats Sebagian berpikir mereka sangat pintar   and some just know it all dan sebagian merasa sudah tahu semua But sooner or later Tapi cepat atau lambat we all find out that... kita akan tahu bahwa Accidents happen now and again Petaka terjadi sekarang dan nanti just when you least expect saat anda merasa tidak mungkin  Just when you think that life is OK Ketika anda berpikir hidup berjalan OK Fate comes to collect Nasib datang menagih Accidents happen now and again Petaka terjadi s...

Arti Istilah "Marked-to-Market"

Apa arti istilah Marked-to-Market? marked = ditandai, dinilai (according) to = sesuai dengan market (price) = harga pasar Jadi, bahasa Indonesia "marked-to-market" kira-kira adalah: dinilai sesuai dengan harga pasar. (Catatan: Biasanya, yang dimaksud dengan harga pasar adalah harga pasar terkini.) Apa maksudnya? Mari kita lihat contoh berikut ini: Misalkan anda mau menggunakan konsep "marked-to-market" untuk menilai portofolio saham. Nah, nilai portofolio anda adalah nilai dengan harga pasar terkini. Bukan nilai sesuai harga beli. Artinya kalau anda punya 10.000 lembar saham KRAS yang anda beli di harga Rp 1.000�nilai beli Rp 10 juta�dan harga KRAS terkini adalah Rp 600, nilai KRAS anda secara "marked-to-market" adalah Rp 6 juta. Bukan Rp 10 juta. Pada contoh di atas, secara "marked-to-market," posisi saham KRAS anda adalah rugi Rp 4juta.  "Tapi bung Iyan," kata anda, "saham KRAS tersebut kan belum saya jual. Kenapa perlu dihitung ...

Pilih Mana: Untung Lalu Rugi atau Rugi Lalu Untung? (Bagian II)

Pos ini adalah lanjutan dari pos "Pilih Mana: Untung Lalu Rugi atau Rugi Lalu Untung? (Bag ian I)." D i pos tersebut saya menulis ba hwa pemain saham yang LANGSUNG untung saat mulai main saham � biasanya � (hampir ) tidak mungkin impas ketika beginner's lucknya habis. Yang besar kemungkina n terjadi adalah ia RUGI BESAR jauh meleb ihi keuntungan yang i a dapat. Mengapa? Karena dengan mendapat untung sejak awal, ia merasa bahwa main saham itu san gat mudah. Karena menganggap mudah, ia tidak akan berhat i-hati ketika rugi. B ahkan ketika ia rugi, bukannya berhati-hati, ia malaha n MENAMBAH BESAR modal transak si jual-beli saha mnya dengan harapan rugi di bulan II dan bu lan III bisa secepat mungkin impas. Ingat: semakin besar modal /transaksi, semakin besar juga potensi kerugian Nah, karena keberuntungan pemulanya sudah habis, yang kemungkina n lebih besar terjadi adalah di bulan IV ia rugi besar. Di bulan V rugi lebih BESAR. Di bulan VI game over.   Ke simpulannya kala u...