Skip to main content

Posts

Showing posts with the label cara belajar saham

Kuliah Apa Agar Bisa Untung Main Saham?

Di pos "Investasi Saham atau Trading Saham, Mana Lebih Baik? (Bagian II)" seorang pembaca blog ini, Nandini, bertanya, ". . . kuliah S2 apa ya kalo saya ingin berkarir jadi di broker di suatu perusahaan (nantinya sih berkhayal hanya bekerja dari rumah)." Intinya, Nandini ingin tahu jurusan pendidikan formal apa yang bisa mempersiapkan dirinya agar bisa untung main saham. Figure 1. University Card from 7 Wonders Board Game  Jawaban saya: Saya pribadi berpendapat bahwa belum ada jurusan PENDIDIKAN FORMAL yang mempersiapkan seseorang untuk berkarir sebagi "pemain" (investor atau trader) saham. Mengejar gelar MBA mungkin mempersiapkan anda untuk mengelola keuangan perusahaan, tapi tidak mempersiapkan anda untuk mengelola portofolio saham. Lagipula, hampir semua teori tentang investasi ataupun portofolio saham yang diajarkan di universitas adalah teori yang dibuat profesor-profesor yang bukan pemain saham. Teori-teori mereka mungkin bagus, tapi banyak asumsi-a...

Belajar. Beli Saham. Jual. Ulangi.

�To learn and not to do is really not to learn. To know and not to do is really not to know.�?�?Dr. Stephen Covey Belajar tapi tidak melakoni sama saja tidak belajar. Tahu tapi tidak melakukan sama saja tidak tahu. Figure 1. Dixit Card 01 from Dixit Revelations Board Game ---###$$$###--- Anda sedang belajar saham? Bagus. Adalah tindakan yang bijaksana kalau anda belajar dulu sebelum langsung nyemplung. Tapi... ...jangan hanya belajar saja. Anda harus melakoni, melakukan, mempraktekkan. Nyemplung. Belajar berenang tidak bisa hanya dengan mempelajari teori/tehnik berenang. Anda harus nyemplung ke kolam renang. Begitu pula dengan belajar main saham. Tapi saya pengen langsung untung besar, pak, kata si anu. Nah, ini dia. Saat mulai belajar main saham, tujuan utama anda untuk belajar. Bukan untuk cari untung. Moso bayi belum bisa merangkak pengen langsung jadi juara lari? Tapi saya takut rugi, pak, kata si itu. Nah, itu dia. Saat mulai belajar main saham, mulailah dengan modal SEKEC...

Jumlah Ideal Saham di Portofolio

Berapa jumlah ideal (jenis) saham di portofolio saham? Saya sering mendapat pertanyaan di atas dan saya selalu menjawab: jumlah ideal jenis saham di portofolio saham TERGANTUNG pengalaman anda. Nah, kalau anda seorang pemula, mulailah dengan 1 (SATU) jenis saham saja. Kalau memegang 1 saham belum (bisa) untung, JANGAN menambah jenis saham di portofolio. Mengapa? Karena semakin banyak jenis saham di portofolio TIDAK serta-merta berarti semakin besar kemungkinan anda mendapat untung. Malahan�kalau anda belum tahu cara main saham� semakin banyak jenis saham di portofolio berarti semakin besar kemungkinan anda rugi besar dalam waktu singkat. "Tapi bung Iyan," kata anda dengan mulut dimonyongkan ,"bukankah kita harus men-diversifikasi portofolio?" Betul, memegang 1 saham saja di portofolio tidak sesuai dengan azas diversifikasi. (Catatan: diversifikasi artinya adalah menganekaragamkan jenis saham di portofolio saham dengan tujuan utama agar kerugian di satu/beberapa sah...

Belajar Main Saham dari Thomas & Friends

Belajar tentang main saham dari film seri anak-anak Thomas & Friends? Masa sih? Coba anda cerna lyric lagu "Accidents Will Happen" dan bandingkan dengan main saham. [Catatan: bagian-bagian lyric yang menurut saya relevean dengan main saham saya tambahkan terjemahan bahasa Indonesianya.] Thrills and spills on the railway It's a life of happiness But sometimes impatience Tapi terkadang ketidaksabaran can lead to carelessness bisa membuat anda ceroboh Some think they are smart cats Sebagian berpikir mereka sangat pintar   and some just know it all dan sebagian merasa sudah tahu semua But sooner or later Tapi cepat atau lambat we all find out that... kita akan tahu bahwa Accidents happen now and again Petaka terjadi sekarang dan nanti just when you least expect saat anda merasa tidak mungkin  Just when you think that life is OK Ketika anda berpikir hidup berjalan OK Fate comes to collect Nasib datang menagih Accidents happen now and again Petaka terjadi s...

4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (Bagian 2)

Pos ini adalah lanjutan dari pos "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (Bagian 1)." Di tahap The Fundamentalist, Nicholas Darvas memutuskan untuk membeli saham berfundamental bagus, rating bagus, dan berdividen besar. Silahkan lihat Figure 1 di bawah ini. Figure 1. Analisa Fundamental Nicholas Darvas [Source: How I Made $2,000,000 in the Stock Market by Nicholas Darvas] Dari daftar saham di Figure 1, Nicholas Darvas memutuskan bahwa saham yang paling bagus adalah saham Jones & Laughlin. Begitu yakinnya ia dengan analisanya, Nicholas Darvas menggadaikan rumahnya, meminjam uang dengan jaminan asuransinya, dan meminta pembayaran gaji di muka. Semua uang ini ia belikan 1000 lembar saham Jones & Laughlin seharga US$ 52.25/lembar. Apa yang terjadi? Tiga hari kemudian saham Jones & Laughlin�bukannya naik�malah mulai turun. Sebulan kemudian, saham Jones & Laughlin turun ke US$ 44 dan Nicholas Darvas stress tidak tertahankan dan memutuskan untuk menjual rugi...

4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (Bagian 1)

Ketika Nicholas Darvas belajar main saham, ia melalui 4 tahap proses pembelajaran. (Kalau anda tidak tahu siapa itu Nicholas Darvas, silahkan baca dulu pos "Main Saham Cara Nicholas Darvas." ) Tahap 1: The Gambler (Penjudi) Tahap 2: The Fundamentalist (Penganalisa Fundamental) Tahap 3: The Tehnician (Penganalisa Teknikal) Tahap 4: The Techno-Fundamentalist (Penganalisa Teknikal+Fundamental) Di Tahap 1 (The Gambler), Nicholas Darvas melakukan apa yang umumnya dilakukan pemain saham pemula: beli saham berdasarkan tips/rumor/gosip/rekomendasi/newsletter/advisory service. Hasilnya? Rugi. Di Tahap 2 (The Fundamentalist), Nicholas Darvas�berdasarkan pengalaman di Tahap 1� membuat aturan berikut: 1. I should not follow advisory services. They are not infallible, either in Canada or on Wall Street. Saya tidak akan mengikuti jasa rekomendasi (saham). Mereka tidak selalu benar, di Canada ataupun di Wall Street.    2. I should be cautious with broker's advice. They can be wrong. Say...

Belajar Main Saham Dari Siapa? Bagian 1

Di bulan Januari 2016 saya menyurvey pembaca blog ini dengan pertanyaan ini: Pilih mana: 1. Belajar saham dari analis saham 2. Belajar saham dari manajer investasi 3. Belajar saham dari pembicara seminar saham 4. Belajar saham dari perencana keuangan 5. Belajar saham dari broker saham 6. Belajar saham dari pemain saham Total 199 suara masuk (terima kasih untuk anda-anda yang meluangkan waktu memilih) dengan hasil sebagai berikut: 20% (40 suara) memilih belajar saham dari analis saham 6% (11 suara) memilih belajar saham dari manajer investasi 1.5% (3 suara) memilih belajar saham dari pembicara seminar saham 1.5% (3 suara) memilih belajar saham dari perencana keuangan 3% (6 suara) memilih belajar saham dari broker saham 68% (136 suara) memilih belajar saham dari pemain saham Dari jawaban yang masuk, mayoritas (68%) memilih belajar saham dari pemain saham. Saya setuju. Ibaratnya kalau anda ingin belajar memancing/menangkap ikan, anda sebaiknya belajar dari nelayan (penangkap ikan profesio...

Belajar Main Saham dari Bahtera Nuh

Mungkin anda pernah bertanya-tanya: Belajar main saham sebaiknya dari mana ya? Anda bisa belajar main saham dari banyak sumber: anda bisa belajar dari buku tentang saham, anda bisa belajar dari blog saham. Anda bahkan bisa belajar saham dari sesuatu yang � sepertinya � tidak ada hubungannya sama sekali dengan saham. Contohnya? Dari Bahtera Nuh. Ah, bung Iyan mengada-ngada, gumam anda dalam hati. Moso sih bisa belajar tentang saham dari Bahtera Nuh? Tidak percaya? Mari kita bahas. Figure 1. Noah�a Ark. [Source: rwinnovations] Everything I Need to Know (about Stock Trading) I Learned from Noah's Ark. Semua Yang Saya Tahu (tentang Main Saham) Saya Belajar dari Bahtera Nuh. 1.  Don't miss the boat. Jangan ketinggalan kapal. Dalam konteks main saham: Jangan ketelatan beli, juga jangan ketelatan jual. 2. Remember that we are all in the same boat. Ingat bahwa kita semua berada di kapal yang sama. Dalam konteks main saham: Investor tidak perlu meremehkan trader; trader tidak perlu ...

Tahap-tahap Belajar Main Saham

Di pos "Cara Terbaik Belajar Main Saham" saya menulis bahwa pemula yang ingin mendapat untung dari saham harus bermain saham (jual-beli) berkali-kali, berhari-hari, bertahun-tahun. Mengapa harus sampai bertahun-tahun? Karena untuk bisa mendapat untung secara konsisten, seorang pemula harus melewati proses pembelajaran main saham selama beberapa fase/tahap. Dan setiap fase itu bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan sampai beberapa tahun. Fase-fase apa saja yang harus dilalui? Di buku Mastering the Trade , John Carter menulis bahwa ada 5 fase yang biasanya dilalui pemain saham. Figure 1. Sampul Buku John F. Carter "Mastering the Trade" Fase 1: Destined to lose � six months to a year. Ditakdirkan untuk rugi �enam bulan sampai setahun. Fase 2: Fear-based trading � two to six months. Trading saham berdasarkan rasa takut �dua sampai enam bulan. Fase 3: Search for the Holy Grail � six months to death. Mencari cara main saham (analisa atau indikator atau trading plan,...