Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Aksi Korporasi

Arti Istilah "Stock Split" Saham

Stock split adalah aksi pemecahan saham yang dilakukan emiten setelah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Stock = saham split = pemecahan Maksudnya pemecahan saham itu gimana ya? tanya anda. Kalau saya definisikan, stock-split adalah pemecahan 1 lembar saham menjadi beberapa lembar saham sesuai rasio stock-split di mana nilai saham (lembar saham dikali harga saham) tetap sama sebelum dan sesudah stock-split. Masih bingung? Akan lebih mudah dimengerti kalau anda membaca analogi di bawah ini: Misalkan anda punya 1 lembar uang pecahan Rp 100.000. Karena anda merasa pecahan Rp 100.000 ini terlalu besar untuk membeli sebungkus mi instan di warung, anda bertanya pada Imam, teman anda, "Mam, ada Rp 50.000 dua, gak? Gue mau tukar Rp 100.000an." "Ada," jawab si Imam. "Nih," katanya sambil menyodorkan 2 lembar uang pecahan Rp 50.000. Dengan menukar 1 lembar Rp 100.000an dengan 2 lembar Rp 50.000an, nilai uang anda tetap sam...

Cara Menghitung Harga Teoritis Ex Saham Bonus

Di pos "Mengapa 'Saham Bonus' Bukan Bonus" saya menyatakan bahwa setelah Ex Saham Bonus, harga saham harus diSESUAIkan � karena jumlah saham bertambah dengan adanya saham bonus � agar NILAI RUPIAH saham tersebut tetap sama sebelum dan sesudah Ex Saham Bonus. Nah, di pos ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menghitung harga saham yang telah disesuaikan ini. Dengan kata lain, kita akan mempelajari cara menghitung harga Close teoritis setelah Ex Saham Bonus. Untuk mempermudah diskusi, mari kita lihat contoh kasus saham bonus PT. Indospring (INDS) berikut: Nama saham: INDS   Rasio Saham Bonus: 4 saham lama mendapat 1 saham baru   Cum Saham Bonus: 02 Juli 2014 Ex Saham Bonus: 03 Juli 2014 Harga Close INDS pada Cum Saham Bonus: Rp 2.905.   Pertanyaannya: berapakah harga teoritis Close INDS saat Ex Saham Bonus?  Untuk menghitung harga teoritis Ex Saham Bonus, hal pertama yang harus anda perhatikan adalah RASIO saham lama dan saham baru. Pada kasus INDS, rasio saham l...

Mengapa "Saham Bonus" Bukan Bonus, Bagian 1

Kalau anda belum tahu arti istilah saham bonus, silahkan baca dulu pos "Arti Istilah 'Saham Bonus'."   Ketika anda mendengar kata "bonus", apa yang terlintas di benak anda? "Bonus adalah suatu hal positif yang tak terduga," jawab anda. "Sesuatu yang tidak biasa yang sifatnya tambahan, yang menguntungkan dan punya nilai lebih." Setuju. Kalau anda mendengar kata "saham bonus", saya rasa anda akan mengambil kesimpulan yang sama. "Wah, ada saham bonus," pikir anda dalam hati. "Menguntungkan nih." Masalahnya, kesimpulan anda salah. Nah, pos ini akan menjelaskan bahwa "saham bonus" cuma namanya saja bonus. Tapi alih-alih memberikan keuntungan, malahan saham "bonus" ini lebih banyak ruginya daripada untung. Mari kita mulai. Nilai Saham Bonus   Misalkan bos anda � A rip Elit � berkata pada anda, "Susan, bulan ini saya akan memberi kamu bonus." Mata anda berbinar, senyum ...

Arti Istilah "Saham Bonus"

Saham bonus adalah aksi korporasi di mana pemegang saham lama mendapatkan sejumlah saham baru sebagai bonus. Pembagian saham bonus ini disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Setelah RUPS menyetujui pembagian saham bonus, emiten akan mengumumkan tanggal Cum dan Ex saham bonus, rasio saham bonus, dan tanggal pembayaran saham bonus seperti yang bisa anda lihat pada contoh jadwal saham bonus PT Timah (TINS) di bawah ini. Nama saham: PT Timah (TINS) Rasio Saham Bonus: 544 saham lama mendapat 261 saham baru Cum Saham Bonus: 16 April 2014 Ex Saham Bonus: 17 April 2014 Tanggal pencatatan (Recording date): 22 April 2014 Tanggal pembayaran saham bonus: 07 May 2014 (Kalau anda belum tahu arti istilah Cum dan Ex, silahkan baca pos "Arti Istilah 'Cum' dan 'Ex' Dividen.") Arti pengumuman di atas adalah sebagai berikut: Setiap pemegang saham TINS akan mendapatkan 261 lembar saham bonus untuk setiap 544 saham yang ia miliki sampai dengan ...