Skip to main content

Jalan Menuju Sukses Main Saham

Mau tahu jalan menuju sukses main saham?

Seperti kata pepatah "Banyak jalan menuju Roma," begitu juga dengan main saham: banyak jalan menuju sukses main saham. Tapi, jalan manapun yang anda tempuh, hampir pasti jalan tersebut tidak mulus seperti jalan tol tapi malahan penuh lubang berisi kerikil-kerikil tajam.

Kalau anda mengira bahwa menjadi kaya (atau profit setiap hari, atau mendapat passive income seumur hidup, atau tidak usah bekerja lagi, atau janji surga-janji surga lainnya) dari main saham adalah semudah membayar jutaan Rupiah untuk ikut seminar/pelatihan saham, silahkan lihat Figure 1 di bawah tentang "Road to Success" yang dipublikasikan perusahaan National Cash Register.

Figure 1. The Road to Success Allegorical Cartoon by the National Cash Register

Ketika anda menyusuri jalan menuju sukses main saham, anda akan menemui banyak tantangan, halangan, rintangan. Bukan itu saja, anda juga akan berhadapan dengan banyak orang yang berusaha membujuk rayu dan menjanjikan bahwa anda PASTI sukses dalam waktu singkat asalkan anda membeli produk/seminar/pelatihan yang mereka jual.

Siapa sih yang tidak tertarik untuk bisa untung tidak terbatas dengan cara membayar hanya beberapa juta Rupiah?

Masalahnya, kalau memang semudah itu untuk sukses main saham, rasa-rasanya sih tidak ada orang yang mau bekerja di bidang lain. Untuk apa susah-susah bekerja sebagai buruh, petani, pegawai swasta, pegawai negeri, pengusaha, atau bahkan pejabat kalau bisa mendapat penghasilan tidak terbatas hanya dengan duduk santai di depan komputer berjual-beli saham?

Coba anda pikirkan juga: kalau misalkan anda sama sekali tidak bisa main gitar/memasak/berenang dan ada orang yang menjanjikan bahwa anda PASTI bisa main gitar/memasak/berenang sehebat gitaris/koki/perenang kelas dunia dalam beberapa hari dengan syarat anda membeli gitar/kompor/baju renang yang mereka jual, apakah anda percaya?

(Kalau anda percaya dan hasilnya anda dirugikan, jangan salahkan si penjual. Yang salah adalah yang percaya.)

Mohon dicamkan: dalam hidup ini, TIDAK ADA JALAN PINTAS MENJADI MAHIR.

Satu-satunya cara untuk bisa menjadi ahli/mahir dalam suatu bidang adalah dengan berlatih berjam-jam setiap hari selama berhari-hari, berminggu-minggu, bertahun-tahun.

Anda tidak mungkin bisa mahir main gitar, piano, biola, saxophone kalau anda HANYA membayar guru untuk mengajari tapi anda tidak pernah latihan.

Anda tidak mungkin bisa mahir main bola basket, golf, sepakbola kalau anda HANYA ikut seminar/pelatihan tapi anda tidak pernah latihan.

Sekedar latihan saja tidak cukup.

Kalau mau bisa mahir main alat musik atau mahir olahraga tertentu, anda harus latihan berjam-jam setiap hari selama bertahun-tahun.

Begitu juga dengan main saham.

Anda tidak mungkin bisa mahir main saham hanya dengan membeli software atau ikut seminar/pelatihan selama beberapa hari. Anda harus berlatih berjam-jam setiap hari selama bertahun-tahun.






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini 2016 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

    Comments

    Popular posts from this blog

    Bisakah Konsisten Untung Main Saham Dengan Mengikuti Berita?

    Di halaman "Kurikulum," pada tanggal 18 Juni 2016 saudara Erwin Sanz bertanya: "...sejauh mana pak Iyan mengacuhkan suatu berita/kabar/rumor. Pak Iyan sering berkata bahwa sudah meninggalkan FA (Fundamental Analysis), hanya fokus ke TA (Technical Analysis) dan tidak/jarang membaca berita atau rumor karena percaya bahwa harga sudah mencermikan semuanya. Pengalaman saya setahun ini ternyata setiap hari kita dibombardir dengan berita (rumor) yang mempengaruhi pergerakan harga (trend) baik yang secara tiba-tiba ataupun perlahan dan (sepertinya) alangkah lebih baik jika kita mampu memanfaatkannya untuk melakukan antisipasi." Figure 1. Bisakah Konsisten Untung Main Saham Hanya Dari Berita? Ini pertanyaaan yang sangat baik. Dan saya yakin banyak di antara anda yang juga berpikiran sama dengan saudara Erwin Sanz. Saya pun saat baru mulai main saham juga berpikiran sama dengan saudara Erwin Sanz: kalau saya tahu berita lebih dahulu daripada orang lain, saya bisa untung dar...

    3 Pola Grafik Saham Paling Menguntungkan

    Menurut Investor's Business Daily, ada 3 pola grafik saham yang paling umum dan menguntungkan: [Silahkan download pdf file-nya dengan meng-klik link berikut: Investor's Business Daily The 3 Most Common & Profitable Chart Pattern .] 1. Cup-with-Handle (Cangkir-dengan-Pegangan) Figure 1. Pola Grafik Saham Cup-With-Handle (Source: Investors.com) 2. Double Bottom Figure 2. Pola Grafik Saham Double Bottom (Source: Investors.com) 3. Flat Base Figure 3. Pola Grafik Saham Flat Base (Source: Investors.com) Coba anda perhatikan ketiga grafik di atas. Apakah anda melihat ada kesamaan? (Petunjuk: Perhatikan bagian kanan atas grafik-grafik saham tersebut.) Apa kesamaan yang saya maksud? Coba anda telaah grafik-grafik saham di atas selama beberapa menit sebelum anda melanjutkan baca ke bawah. Sudah? Menurut anda, apa yang sama pada ketiga pola grafik di atas? Figure 4. Sinyal Beli Pola Grafik Cup-With-Handle Figure 5. Sinyal Beli Pola Grafik Double Bottom Figure 6. Sinyal Beli Pola Grafi...

    Cara Menghitung Harga Teoritis Ex Saham Bonus

    Di pos "Mengapa 'Saham Bonus' Bukan Bonus" saya menyatakan bahwa setelah Ex Saham Bonus, harga saham harus diSESUAIkan � karena jumlah saham bertambah dengan adanya saham bonus � agar NILAI RUPIAH saham tersebut tetap sama sebelum dan sesudah Ex Saham Bonus. Nah, di pos ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menghitung harga saham yang telah disesuaikan ini. Dengan kata lain, kita akan mempelajari cara menghitung harga Close teoritis setelah Ex Saham Bonus. Untuk mempermudah diskusi, mari kita lihat contoh kasus saham bonus PT. Indospring (INDS) berikut: Nama saham: INDS   Rasio Saham Bonus: 4 saham lama mendapat 1 saham baru   Cum Saham Bonus: 02 Juli 2014 Ex Saham Bonus: 03 Juli 2014 Harga Close INDS pada Cum Saham Bonus: Rp 2.905.   Pertanyaannya: berapakah harga teoritis Close INDS saat Ex Saham Bonus?  Untuk menghitung harga teoritis Ex Saham Bonus, hal pertama yang harus anda perhatikan adalah RASIO saham lama dan saham baru. Pada kasus INDS, rasio saham l...