Skip to main content

Posts

Harga Saham Turun. Beli, Jual, atau Bengong?

Misalkan saham BABA selama 6 bulan terakhir bergerak di kisaran Rp 1.000 dengan harga paling tinggi Rp 1.050 dan harga paling rendah Rp 950. Misalkan juga hari ini saham BABA turun ke harga Rp 900 dengan volume transaksi 10x rata-rata. Skenario I: Anda tidak punya sahamBABA Pilih mana: 1. Beli langsung BABA di  900. 2. Antri beli (bid) BABA di < 900. 3. Tidak antri beli (bid) karena menurut anda BABA masih akan turun.  4. Tidak melakukan apa-apa (alias bengong) karena tidak tahu apa yang sebaiknya dilakukan. Skenario II: Anda punya saham BABA Pilih mana: 1. Jual semua saham BABA (yang anda punya). 2. Jual sebagian saham BABA. 3. Tidak jual sama sekali karena yakin BABA akan kembali naik. 4. Beli lagi BABA langsung di 900. 5. Antri beli (bid) BABA di < 900. 6. Tidak antri beli (bid) karena menurut anda BABA masih akan turun. 7. Tidak melakukan apa-apa (alias bengong) karena tidak tahu apa yang sebaiknya dilakukan. Silahkan pilih dengan menulis komentar. Pos tanggapan ak...

Harga Saham Naik. Beli, Jual, atau Bengong?

Misalkan saham AAPL selama 6 bulan terakhir bergerak di kisaran Rp 1.000 dengan harga paling tinggi Rp 1.050 dan harga paling rendah Rp 950. Misalkan juga hari ini saham AAPL naik ke harga Rp 1.100 dengan volume transaksi 10x rata-rata. Skenario I: Anda belum punya saham AAPL Pilih mana: 1. Beli langsung AAPL di  1.100. 2. Antri beli (bid) AAPL di 1.050. 3. Antri beli (bid) AAPL di harga < 1.050. 4. Tidak melakukan apa-apa (alias bengong) karena tidak tahu apa yang sebaiknya dilakukan. Skenario II: Anda sudah punya saham AAPL Pilih mana: 1. Jual semua saham AAPL (yang anda punya). 2. Jual sebagian saham AAPL. 3. Tidak jual sama sekali karena sangat yakin AAPL masih akan naik. 4. Beli lagi AAPL langsung di 1.100. 5. Antri beli (bid) AAPL di 1.050. 6. Antri beli (bid) AAPL di harga < 1.050. 7. Tidak melakukan apa-apa (alias bengong) karena tidak tahu apa yang sebaiknya dilakukan. Silahkan pilih dengan menulis komentar.  Pos tanggapan akan saya tulis kalau sudah ada sekuran...

Seberapa Sering Trader Saham Top Dunia Untung?

Di bulan November 2015 saya men-survey pembaca blog ini dengan pertanyaan berikut: Menurut anda, trader saham top dunia untung berapa kali (rata-rata) dari setiap 10 kali transaksi? 1. 3 kali (30%) atau kurang 2. 4 kali (40%) 3. 5 kali (50%) 4. 6 kali (60%) 5. 7 kali (70%) 6. 8 kali (80%) atau lebih Total 159 suara masuk (terima kasih kepada semua yang meluangkan waktu memilih) dengan hasil sebagai berikut: 19% (30 suara) memilih 3 kali (30%) atau kurang 9% (14 suara) memilih 4 kali (40%) 13% (20 suara) memilih 5 kali (50%) 21% (34 suara) memilih 6 kali (60%) 21% (34 suara) memilih 7 kali (70%) 17% (27 suara) memilih 8 kali (80%) atau lebih Dari hasil survey terlihat bahwa cukup banyak pemberi suara merasa bahwa trader (pemain) saham top dunia bisa konsisten untung 6, 7, bahkan 8 kali dari setiap 10 transaksi. Benarkah pandangan tersebut? Steve Cohen � s alah satu top trader saham yang di-interview Jack Schwager di buku Sto c k Market Wizards � bilang begini: "My best trader make ...

Arti Istilah "Averaging Down" Saham

Average = rata-rata down = turun Averaging Down dalam bermain saham artinya adalah menurunkan harga rata-rata saham dengan membeli lagi saham tersebut pada harga yang lebih rendah. Contoh: Misalkan anda membeli 5 lot (5 lot x 100 lembar = 500 lembar) saham ANTM di harga Rp 400. Harga ra-rata per lembar saham anda saat tersebut adalah Rp 400. Beberapa minggu kemudian, namanya juga lagi apes, harga ANTM turun menjadi Rp 300. Karena menurut anda saham ANTM sudah murah, anda membeli lagi 5 lot di harga Rp 300. Harga rata-rata ANTM anda per lembar saat itu = {(500 lembar x Rp 400) + (500 lembar x Rp 300)}/1000 lembar = Rp 350. Nah, harga rata-rata saham ANTM anda turun dari Rp 400 ke Rp 350 karena anda membeli ANTM lagi di harga Rp 300. Tindakan anda membeli saham ANTM di harga Rp 300 inilah yang dinamakan Averaging Down. ---===$===--- Sekarang anda sudah tahu arti istilah Average Down. Pertanyaan berikutnya: apakah melakukan Averaging Down adalah tindakan yang benar? Tony Saliba �...