Skip to main content

Posts

Tanggapan Pilih Mana: Investasi Saham Jangka Panjang atau Trading Saham Jangka Pendek?

Di bulan Maret 2016 di pos "Pilih Mana: Investasi Saham Jangka Panjang atau Trading Saham Jangka Pendek" saya bertanya kepada pembaca blog ini: Pilih Mana: 1. Investasi saham jangka panjang (tahunan) 2. Investasi saham jangka bulanan 3. Trading saham jangka mingguan 4. Trading saham jangka harian 5. Tidak masalah investasi jangka tahunan, bulanan, ataupun trading jangka mingguan, harian. Yang penting untung. Figure 1. Investasi Saham Jangka Panjang atau Trading Saham Jangka Pendek? Terima kasih untuk anda yang sudah memilih dan meninggalkan komentar. Yang mana adalah pilihan terbaik? Yuk kita bahas. ---###$$$###--- Menurut saya, kalau pengalaman main saham anda lebih dari 5 tahun, pilihan yang terbaik adalah Nomor 5: Yang penting untung. Tapi kalau pengalaman main saham anda kurang dari 5 tahun, pilihan yang terbaik adalah Nomor 5: Tidak masalah investasi jangka tahunan, bulanan ataupun trading jangka mingguan, harian. Lho? Bukankah sama-sama Nomor 5? Betul. Tak peduli berap...

Bisakah Konsisten Untung Main Saham Dengan Mengikuti Berita?

Di halaman "Kurikulum," pada tanggal 18 Juni 2016 saudara Erwin Sanz bertanya: "...sejauh mana pak Iyan mengacuhkan suatu berita/kabar/rumor. Pak Iyan sering berkata bahwa sudah meninggalkan FA (Fundamental Analysis), hanya fokus ke TA (Technical Analysis) dan tidak/jarang membaca berita atau rumor karena percaya bahwa harga sudah mencermikan semuanya. Pengalaman saya setahun ini ternyata setiap hari kita dibombardir dengan berita (rumor) yang mempengaruhi pergerakan harga (trend) baik yang secara tiba-tiba ataupun perlahan dan (sepertinya) alangkah lebih baik jika kita mampu memanfaatkannya untuk melakukan antisipasi." Figure 1. Bisakah Konsisten Untung Main Saham Hanya Dari Berita? Ini pertanyaaan yang sangat baik. Dan saya yakin banyak di antara anda yang juga berpikiran sama dengan saudara Erwin Sanz. Saya pun saat baru mulai main saham juga berpikiran sama dengan saudara Erwin Sanz: kalau saya tahu berita lebih dahulu daripada orang lain, saya bisa untung dar...

Beli Saham Apa: Contoh Cara Membeli Saham Naik

Di pos "Beli Saham Apa?" saya menganjurkan untuk membeli saham yang naik. Masalahnya, mungkin banyak pembaca yang tidak tahu cara (benar) membeli saham naik. Nah, di pos ini saya akan memberikan contoh Trading Plan membeli saham yang naik. Figure 1. Beli Saham Naik (terusbelajarsaham.blogspot.com) Siap? ---###$$$###--- Langkah pertama: pilih angka antara 400 dan 1600. Sudah? Misalkan anda memilih angka 729. Langkah kedua: cari saham yang harganya DEKAT (tapi tidak TERLALU dekat) 729 DAN DI BAWAH 729. Misalkan saham APEL harganya Rp 750, saham GELI Rp 720, saham FACE Rp 690, saham NETI Rp 650. Saham APEL tidak boleh anda pilih karena harganya di atas 729. Saham GELI sebaiknya tidak dipilih karena (relatif) TERLALU dekat dengan 729. Saham yang layak anda pilih adalah saham FACE dan/atau NETI karena harganya DEKAT (tapi tidak TERLALU dekat) 729 DAN DI BAWAH 729. Masukkan saham-saham yang memenuhi kriteria ke dalam Daftar Pantau. Langkah ketiga: BELI saham yang ada di Daftar Pan...

Beli Saham Apa?

Pertanyaan utama mayoritas pemain saham�apalagi seorang pemula� adalah: "Beli saham apa?" Figure 1. Beli Saham Apa? (terusbelajarsaham.blogspot.com) Membahas topik ini bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah membahas berdasarkan pergerakan harga saham: apakah sebaiknya membeli saham yang harganya naik, membeli saham yang harganya turun, atau membeli saham yang harganya tidak-naik-tidak-turun. Nah, di pos "Pilih Mana: Beli Saham Yang Lagi Naik atau Lagi Turun?" saya menyatakan bahwa membeli saham yang lagi naik tidak salah, membeli saham yang lagi turun juga tidak salah, membeli saham yang tidak-naik-tidak-turun juga sah-sah saja. Apapun pilihan anda, pilihan anda tidak salah. Tapi mohon dicamkan bahwa tidak salah tidak serta-merta berarti benar (dan menguntungkan). Jadi yang lebih benar dan menguntungkan yang mana dong? tanya anda. Di pos tersebut juga saya tulis bahwa pada awal bermain saham saya memilih membeli saham yang turun yang saya anggap m...

Koleksi Buku Main Saham Iyan Terus Belajar Saham

Minggu lalu saya membongkar dan menata ulang lemari buku di ruang kerja. Sebagai informasi, buku-buku main/trading/investasi saham yang masih sering saya baca tidak berada di ruang kerja tapi berada di meja samping tempat tidur, di atas meja TV, atau di rak di dalam kamar mandi. Buku-buku di lemari buku ruang kerja adalah buku yang belum sempat saya baca lagi. Nah, di bagian belakang lemari di situlah terletak buku-buku main saham yang sudah cukup lama tidak  saya sentuh. Supaya tidak lupa keberadaan buku-buku tersebut dan sebelum tertutup (lagi) oleh buku-buku di bagian depan, saya foto saja bagian lemari tersebut. Figure 1. Koleksi buku main/trading saham Iyan Terus Belajar Saham Dari kiri atas ke bawah lalu ke kanan atas ke bawah: 1. The Japanese Chart of Charts 2. The Volatility Edge in Options Trading 3. The Way of the Warrior-Trader 4. Stock Indexes Futures & Options 5. The Laws of Money, The Lesson of Life 6. Big Trends in Trading 7. Dynamic Trading Indicators 8. Swing T...

Pilih Mana: Untung Sekaligus 240juta atau 12 x 20juta? Tanggapan (Bagian I)

Sebelum membaca pos ini, silahkan baca dulu pos "Pilih Mana: Untung Sekaligus 240juta atau 12 x 20juta?" dan baca juga semua komentar/pilihan pembaca. Di pos "Pilih Mana: Untung Sekaligus 240juta atau 12 x 20juta?" tersebut saya mengajak anda untuk berpikir: kalau bisa memilih untung sekaligus 240juta di akhir tahun, untung sekaligus 240juta di awal tahun, atau untung 20juta setiap bulan selama 12 bulan, anda pilih yang mana? Komentar/pilihan yang masuk sampai dengan tanggal 07 Agustus 2017 adalah sebagai berikut: 20 suara memilih nomor 3 6   suara memilih monor 1 1   suara bilang semua sama saja Tidak ada yang memilih nomor 2 Dari hasil di atas terlihat bahwa mayoritas mutlak (> 70%) memilih nomor 3: untung 20juta setiap bulan selama 12 bulan. Apakah ini pilihan yang terbaik? Apakah ini pilihan yang benar? Mari kita bahas. ---###$$$###--- Perhatikan bahwa kalau melihat HANYA nilai portofolio/modal pada akhir tahun (tanggal 31 Desember tahun tersebut), kondisi ...

Pilih Mana: Untung Sekaligus 240juta atau 12 x 20juta?

Misalkan anda main saham dengan modal Rp 1 milyar. Pilih mana: 1. Bulan Januari sampai dengan November anda ada untung ada rugi, tapi totalnya impas tidak untung tidak rugi. Di bulan Desember anda untung Rp 240 juta. Nilai portofolio di akhir tahun itu Rp 1.240.000.000. 2. Bulan Januari anda untung Rp 240 juta. Bulan Februari sampai dengan Desember anda ada untung ada rugi, tapi totalnya impas tidak untung tidak rugi. Nilai portofolio di akhir tahun itu Rp 1.240.000.000. 3. Bulan Januari sampai dengan Desember setiap bulan anda untung Rp 20 juta. Nilai portofolio di akhir tahun itu Rp 1.240.000.000. Silahkan memilih dengan menulis komentar. Saya akan menulis pos tanggapan setelah ada minimum 25 pemberi komentar. Setelah anda membaca komentar/pilihan pembaca di bawah, silahkan lanjut baca ke pos "Pilih Mana: Untung Sekaligus 240juta atau 12 x 20 juta? Tanggapan (Bagian I)." Pos-pos yang berhubungan: Pilih Mana: Untung Lalu Rugi atau Rugi Lalu Untung? Pilih Mana: Investasi ...