Skip to main content

Posts

Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli (Bagian III)

Pos ini adalah lanjutan dari "Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli (Bagian II)." Apa yang haru s anda lakukan kalau saham yang sudah anda be li lagi di harga lebih rendah  (average down) masih juga turun? Nah, situasinya pelik karena tidak ada jawaban yang absolut. Semuanya tergantung. Tergantung kondisi pasar ( bullish atau bearish ), tergantung fundamental saham, tergantung teknikal saham, tergantung berapa besar turunnya. Tetapi sebagai pemula yang baru main saham di bawah 2 tahun, pengetahuan anda tentang kondisi pasar, fundamental dan juga teknikal saham relatif masih minim. (Maaf, jangan tersinggung.) Jadi untuk sederhananya, kalau saham masih juga turun setelah anda membeli untuk kedua kali, saran saya adalah: cut-loss. "Lah," keluh anda. "Kalau begitu caranya, kemungkinan saya akan cut-loss terus. Dan yang lebih ngeselin, setelah saya cut-loss, saham tersebut cuma turun dikit lagi lalu berbalik naik. Apa tidak sebaiknya saya tunggu aja?" ...

Kapan Membeli & Menjual Saham Menurut Kiplinger

Di bawah ini adalah saran dari majalah Kiplinger untuk investor saham tentang kapan membeli dan menjual saham. Figure 1. How to Be a Better Investor. Source: Kiplinger magazine, Nov 2011 page 28 Pos-pos yang berhubungan: Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli [Pos ini � 2012 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]  

Sekuritas/Broker Saham Mana Yang Bagus?

(Catatan: Untuk anda yang SERIUS hendak belajar main saham, silahkan kunjungi halaman "Kurikulum." ) Saya sering ditanya,"Perusahaan broker mana yang bagus untuk bermain saham? Bagaimana cara membuka rekening saham? Berapa besar minimum deposit awal?" Saya tidak berkompetensi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut karena alasan berikut. Pertama, saya tidak punya pengalaman dengan SEMUA perusahaan broker saham di Indonesia. Tanpa menyelidiki setiap perusahaan sekuritas yang ada di Indonesia, saya tidak tahu pasti mana yang bagus, mana yang tidak bagus. Kedua, masing-masing perusahaan broker punya syarat dan aturan sendiri untuk membuka rekening saham. Perusahaan broker satu dengan yang lain juga menetapkan minimum deposit yang berbeda. Kalau anda pikirkan, pertanyaan di atas kurang lebih sama dengan pertanyaan, "Di manakah kolam renang yang bagus untuk belajar berenang? Bagaimana cara pergi ke kolam renang tersebut? Berapa harga tiket masuknya?" Jawa...

Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli (Bagian II)

Pos ini adalah lanjutan dari �Cara Main Saham Untuk Pemula:Setelah Beli (Bagian I).�   Kalau setelah anda beli, saham langsung naik, itu namanya berkah. Beruntung. Hoki.   Tentang hoki ini, saya jadi teringat nasehat oma, �Iyan, kalau kamu mendapat hoki, kamu harus mensyukuri berkah tersebut.� Nasehat yang baik dan hendak saya turuti. Tapi bagaimana cara mensyukuri berkah dari saham yang naik? Perlu diingat bahwa saham yang sudah naik belum menjadi berkah nyata kalau belum dijual, kalau anda tidak merealisasikan profit tersebut. Kenapa? Karena saham tersebut mungkin turun lagi dan berkah itu lenyap tak berbekas. Jadi, satu-satunya cara mensyukuri berkah dari saham yang naik adalah dengan MENJUAL saham tersebut.   �Kalau aku menjual saham tersebut, lalu saham itu masih naik, bagaimana dong?� anda bertanya.   Memang tidak ada yang tahu apakah saham anda akan terus naik atau berbalik arah turun. Oleh karena itu saya sarankan anda tidak menjual semua saham tersebut, tapi...

Cara Main Saham Untuk Pemula: Setelah Beli (Bagian I)

Langkah pertama main saham adalah membeli saham. Saya sudah membahas topik ini di pos "Cara Membeli Saham Untuk Pemula" Bagian I sampai dengan Bagian III. Kalau anda belum baca pos-pos tersebut, silahkan baca dulu dengan klik di sini "Cara Membeli Saham Untuk Pemula." Saya tunggu. Sudah selesai baca pos "Cara Membeli Saham Untuk Pemula" ? Mari kita lanjut. OK, katakanlah anda sudah membeli suatu saham. Apa langkah berikut yang harus anda lakukan? "Jual," jawab anda. "Kalau naik," cepat-cepat anda tambahkan. Sangat setuju. Tapi kalau anda sudah beberapa kali membeli saham, berapa kali saham yang anda beli langsung naik dan tidak pernah turun ke bawah harga anda beli? Saya bisa dengan yakin menjawab,"Tidak sering. Jauh lebih sering saham yang anda beli malah langsung turun." Saya yakin anda mengangguk-anggukkan kepala. Nah, kalau begitu apa langkah berikut setelah membeli saham? Langkah berikut setelah membeli saham tergantung...

Pasar Regular, Tunai, Negosiasi di Bursa Saham Indonesia, Bagian II

Pos ini adalah lanjutan dari "Pasar Regular, Tunai, Negosiasi Bursa Saham Indonesia, Bagian I." Kalau anda membeli dan menjual saham pada hari yang sama, bagaimana penyelesaian transaksinya? Mudah saja. Nilai Rupiah pembelian dan penjualan saham pada hari yang sama akan dijumlahkan dan jumlah NET Rupiah tersebut harus  anda bayar pada T+3 (kalau anda membeli lebih banyak daripada menjual) atau akan anda terima (kalau anda menjual lebih banyak daripada membeli). Supaya lebih jelas, mari kita telaah contoh berikut: 1. Kalau pada hari ini (T+0) anda membeli saham sejumlah Rp 10 juta dan anda juga menjual saham sejumlah Rp 2 juta, pada hari T+3 anda harus MEMBAYAR: Rp 10 juta - Rp 2 juta = Rp 8 juta. 2. Kalau hari ini anda membeli saham sejumlah Rp 10 juta dan menjual saham sejumlah Rp 50 juta, pada hari T+3 anda akan MENERIMA: Rp 50 juta - Rp 10 juta = Rp 40 juta. Yang harus anda perhatikan: "settlement" ini adalah aliran arus kas ("cash flow") ya...

Pasar Regular, Tunai, Negosiasi di Bursa Saham Indonesia, Bagian I

Karena hampir semua transaksi jual-beli saham dilakukan di Pasar Regular, banyak pemain saham � bahkan yang sudah puluhan tahun berkecimpung di bursa � mengira hanya ada satu jenis pasar di Bursa Efek Indonesia. Tidak begitu. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dilakukan di dua jenis pasar: Pasar Regular dan Pasar Non-regular. Pasar Non-regular terbagi lagi menjadi Pasar Tunai dan Pasar Negosiasi. Pada pos ini saya akan membahas fungsi, tata laksana, dan cara penyelesaian transaksi ("settlement") di Pasar Regular, Pasar Tunai, dan Pasar Negosiasi dari kaca-mata pemain saham. Pasar Regular Pasar Regular adalah pasar utama di mana para pemain saham bertransaksi. Kalau anda bertransaksi dengan online-trading dan memasukkan order beli ("bid") dan order jual ("offer"), secara "default" order tersebut adalah order di Pasar Regular. (Kalau anda belum mengerti tentang istilah "Bid" dan "Offer" silahkan baca dulu pos "Isti...